Detik-Detik Terakhir

Tak terasa hari demi hari waktu demi waktu bulan demi bulan telah kami jalani parasantri RGI. Kinitiba saatnya kami mejalankan aktivitas yang berbeda di luar RGI yaitu kami menjalankan aktivitas magang yang telah ada di aturan RGI yang dipimpin oleh Ibu Dwi Kartika Ningsih, Direktur Rumah Gemilang Indonesia. Beliau adalah seseorang yang mempunyaipemikiran yang sangat hebat.

 

Beliau tidak hanya memikirkan dirinya sendiri tetapi beliau sangat memikirkan semua yang ada di RGI, termasuk para santrinya. Mungkin ibu sangat menginginkan kami mendapatkan kehidupan yang layak dari sebelumnya. Teriama kasih ibu atas semuajasamu. Besar kemungkin kami tidak bisa membayarnya dengan uang, tetapi kami akan selalu mengingat jasamu sangat besar bagi kami. Semoga kami juga bisa menjadi seseorang yang sepertimu ibu dan semoga kami juga bisa membuat ibu bangga kepada kami dari semua ilmu-ilmu yang telah kami dapatkan dari RGI.

 

Pun demikian kami berterima kasih kepada para instruktur kami yang sangat hebat dan yang telah meluangkan waktunya hanya untuk memberikan kami ilmu pengetahuan yang mungkin kalau di luar sana harganya membutuhkan biaya yang amat tak terjangkau, karena mahalnya. Tetapi di RGI ini kami mendapatkan secara gratis dan dengan kasih sayang dan mengalir sebuah ketulusan yang besar. Semoga kami tidak mengecewakan kalian semua.

 

Tak lupa untuk para managemen RGI, telah mengurus kami, dengan tak kenal lelah dan tak pernah mengeluh karena kebandelan-kebandelan yang telah kami perbuat selama kami di RGI ini. Mungkin kami telah melanggar beberapa peraturan yang telah disepakati kami bersama, atas kesalahan kami semua, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan mungkin kata maaf kami ini terlambat karena sebentar lagi kami akan menjadi alumni RGI. Kami bangga menjadi alumni RGI, karena kami telah dididik dan dipertemukan dengan orang-orang yang hebat seperti kalian.

 

Di RGI ini kami tidak hanya mendapatkan ilmu dunia tetapi kami juga mendapatkan ilmu untuk bekal nanti diakhirat, dan kami juga bisa menjadi sesorang yang mepunyai ahklak, prilaku, sopan santun yang baik menurut kami, dan kami juga selalu mendapatkan motivasi-motivasi untuk meraih kesuksesan dan cita-cita kami. Semoga kami juga menjadi sesorang yang lebih baik dari sebelumnya, bisa menjadi orang- orang yang berguna seperti kalian. Sekali lagi maaf, maaf, dan maaf. Sebab, hanya itu yang kami ucapkan sebelum kami menjadi alumni. Teruslah semangat dan teruslah berjuang…

                                           Salam hangat dari:

Santri RGI

                                                                                                Angkatan IX [Arum dkk]

Comments

comments

One thought on “Detik-Detik Terakhir”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *